ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Pernah Jualan Pulpen, Haji Her Kini Bantu Rehab Sekolah Rusak di Pamekasan

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
Haji Her mengunjungi SDN Kowel 3 Pamekasan, Rabu (21/10/2026).
Haji Her mengunjungi SDN Kowel 3 Pamekasan, Rabu (21/10/2026).

PAMEKASAN – Perjalanan hidup H. Khairul Umam alias Haji Her, Owner Bawang Mas (BM) Group, menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak selalu berawal dari kemudahan.

Sebelum dikenal sebagai pengusaha sukses, pria asal Pamekasan itu pernah menjalani masa sulit, bahkan berjuang mencari penghasilan dengan berjualan pulpen.

Kisah tersebut kembali mencuat saat Haji Her mengunjungi SDN Kowel 3 Pamekasan, Rabu (21/10/2026).

Kedatangannya bukan sekadar memenuhi janji kepada pihak sekolah, tetapi juga membawa harapan bagi siswa dan guru yang selama ini menghadapi keterbatasan fasilitas belajar.

Di sekolah tersebut, enam ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan parah. Tiga di antaranya bahkan sudah tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar karena kondisinya dinilai membahayakan keselamatan siswa.

Tergerak melihat kondisi itu, Haji Her datang langsung untuk meninjau bangunan sekolah sekaligu7s menyerahkan uang muka rehabilitasi. Bantuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki ruang belajar yang sudah tidak layak digunakan.

Kehadirannya disambut hangat oleh para guru dan siswa. Suasana haru terasa ketika seorang murid bernama Leni maju membacakan puisi di hadapan pengusaha tersebut.

Dalam puisinya, Leni menggambarkan Haji Her sebagai sosok yang memiliki semangat berbagi seperti Abdurrahman bin Auf, sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai saudagar kaya sekaligus dermawan.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam kunjungan itu. Bagi warga sekolah, bantuan rehabilitasi bukan sekadar dukungan untuk memperbaiki bangunan, tetapi juga harapan agar anak-anak bisa kembali belajar dengan lebih aman dan nyaman.

Dari Jualan Pulpen hingga Berbagi untuk Pendidikan
Kepala SDN Kowel 3 Pamekasan, Halidah, mengungkapkan bahwa kunjungan Haji Her merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Saat itu, jajaran sekolah sempat bertandang ke Gudang Induk BM Group dalam sebuah kegiatan simposium.

Dalam pertemuan tersebut, Halidah menyampaikan harapan agar Haji Her bersedia melihat langsung kondisi sekolah yang membutuhkan penanganan segera.

Harapan itu akhirnya terwujud. Haji Her datang dan memberikan bantuan awal untuk rehabilitasi bangunan sekolah.

Halidah juga menceritakan perjalanan hidup Haji Her yang tidak selalu berada dalam kondisi berkecukupan. Sebelum mencapai kesuksesan seperti sekarang, ia pernah hidup dalam keterbatasan dan berjualan pulpen untuk menyambung hidup.

Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan yang diraih hari ini tidak terlepas dari proses panjang dan perjuangan.

Bagi para siswa SDN Kowel 3, cerita tentang masa lalu Haji Her juga menyimpan pelajaran berharga. Keterbatasan ekonomi dan keadaan sulit bukan berarti seseorang tidak memiliki kesempatan untuk mengubah masa depan.

Halidah berharap kehadiran dan kepedulian Haji Her dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus belajar, berusaha, dan memiliki cita-cita tinggi.

Kisah ini sekaligus menunjukkan bahwa kesuksesan memiliki makna lebih luas ketika dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Di tengah bangunan sekolah yang membutuhkan perbaikan, bantuan Haji Her menghadirkan harapan baru bagi para siswa untuk mendapatkan lingkungan belajar yang lebih layak.

Editor :