PASURUAN – Ikatan Guru Pendidik Anak Usia Dini (IGPAUD) Muslimat NU Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, mengajak anak-anak mengenal tata cara ibadah haji melalui kegiatan Gebyar Manasik Haji Cilik di Kebun Kurma Sukorejo, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran agama bagi anak usia Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-kanak (TK). Melalui praktik manasik, anak-anak diperkenalkan dengan tahapan ibadah haji secara langsung melalui metode belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Ketua IGPAUD Muslimat NU Kecamatan Jabon, Ainun Jariyah, S.Pd.AUD., mengatakan pengenalan ibadah haji sejak usia dini menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak didik.
“Melalui kegiatan Manasik Haji Cilik ini, kami berharap nilai-nilai ajaran Islam dapat tertanam lebih mudah dalam diri anak. Tujuan utamanya agar anak tumbuh dengan mengenal dan mencintai ajaran Islam, khususnya ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima,” ujarnya.
Menurut Ainun, anak usia dini cenderung mudah menyerap informasi melalui pengalaman dan meniru hal-hal yang mereka lihat. Karena itu, pembelajaran melalui praktik dinilai dapat membantu anak mengenal tahapan ibadah haji sekaligus memahami nilai-nilai agama sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, IGPAUD Muslimat NU Kecamatan Jabon berharap anak-anak tidak hanya mengenal tata cara pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga tumbuh dengan kecintaan terhadap ajaran Islam.
Pengalaman mengikuti manasik diharapkan menjadi bekal awal bagi anak untuk memahami pentingnya ibadah haji dan menumbuhkan keinginan menunaikannya kelak ketika telah mampu.
Editor : Amal Jaelani