ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Ketika Petrokimia Gresik dan Pemkot Surabaya Bahu-membahu Atasi Kebocoran Pipa di Tambak Mayor

avatar ayojatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sinergi Petrokimia Gresik dan Pemkot Surabaya tangani kebocoran pipa di kawasan Tambak Mayor Surabaya. (Dok. BPBD Surabaya).
Sinergi Petrokimia Gresik dan Pemkot Surabaya tangani kebocoran pipa di kawasan Tambak Mayor Surabaya. (Dok. BPBD Surabaya).

Ayojatim.com - Jaringan pipa penyaluran air Glass Reinforced Plastic (GRP) milik PT Petrokimia Gresik di kawasan Tambak Mayor, Surabaya, mengalami kebocoran pada Selasa (13/10/2026).

Insiden ini dipicu oleh aktivitas pengerukan alat berat dalam proyek pembuatan tampungan air (long storage) yang tengah digarap Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Pemkot Surabaya.

Mendapat laporan tersebut, tim teknis PT Petrokimia Gresik bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya langsung merapat ke lokasi kejadian.

Sebagai langkah penanganan cepat, pompa air pada jaringan terdampak dihentikan sementara sejak Selasa (13/10/2026) pukul 12.30 WIB.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Nuril Huda, menyampaikan bahwa penutupan pompa tersebut efektif menghentikan semburan air di titik kerusakan. Pipa yang bocor itu sendiri merupakan bagian dari jaringan penyaluran air Pengolahan Air Gunungsari.

"Aliran air pada titik kebocoran berhasil kami hentikan. Saat ini kami terus berkoordinasi intensif dengan Pemkot Surabaya untuk memastikan proses pembenahan berjalan cepat hingga pipa berfungsi normal kembali," ujarnya, Rabu (14/10/2026).

Sinergi penanganan ini makin diperkuat melalui rapat koordinasi antara Petrokimia Gresik dan DSDABM Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya berkomitmen memberikan dukungan penuh dengan mengerahkan personil teknis yang disiagakan selama 24 jam nonstop untuk mempercepat pemulihan.

Di sisi lain, Kepala Bidang Drainase DSDABM Pemkot Surabaya, Adi Gunita, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa galian alat berat di lokasi semula ditujukan untuk membangun long storage demi mengantisipasi genangan air hujan di kawasan Tambak Mayor.

"Penggalian ini merupakan bagian dari penanganan banjir setempat. Mengenai insiden terkenanya pipa GRP, kami langsung berkoordinasi dan menerjunkan tim teknis 24 jam penuh agar proses perbaikan selesai secepatnya," terangnya.

Atas respons sigap tersebut, manajemen Petrokimia Gresik menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat dari DSDABM dan BPBD Kota Surabaya di lapangan.

Nuril juga menegaskan bahwa peristiwa kebocoran pipa ini tidak mengganggu jalannya operasional pabrik Petrokimia Gresik. Langkah mitigasi cadangan telah disiapkan sehingga seluruh kegiatan produksi tetap berjalan lancar tanpa hambatan.

Editor :