ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

PDUF MUI Jatim Bersama Trimegah dan Danapathi Ajak Pesantren Kolaborasi Bangun Ekosistem Ekonomi

avatar Diday Rosadi
  • URL berhasil dicopy
Mujtahidur Ridho salah satu pengasuh Pesantren Al-Lathifiyah Tambakberas saat menerima silaturahmi Komisi PDUF MUI Jatim bersama Trimegah Sekuritas dan Danapathi Asset Management. foto: Pduf.mui-jatim
Mujtahidur Ridho salah satu pengasuh Pesantren Al-Lathifiyah Tambakberas saat menerima silaturahmi Komisi PDUF MUI Jatim bersama Trimegah Sekuritas dan Danapathi Asset Management. foto: Pduf.mui-jatim

JOMBANG - Komisi Pengelolaan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur mengajak pondok pesantren yang ada di Jawa Timur untuk pengelolaan dana umat lewat program investasi.

Sebab Pondok Pesantren adalah salah satu entitas yang memiliki potensi besar untuk pengembangan ekosistem ekonomi.

KH. Miftah Jauhari Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur mengungkapkan dalam hal pengembangan dana umat di pondok pesantren, pihaknya berkolaborasi dengan Trimegah Sekuritas dan Danapathi Asset Management.

Kedua institusi bisnis profesional itu sudah berpengalaman dalam strategi pengembangan dana dan investasi.

"Untuk langkah pertama ini kami menggandeng Pondok Pesantren di Tambakberas Jombang. Sekaligus bersilaturahmi ke sejumlah Pengasuh menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU," kata pria yang akrab disapa Gus Miftah itu, Senin (27/7/2026).

Sementara itu, Mujtahidur Ridho salah satu pengasuh Pesantren Al-Lathifiyah Tambakberas menyambut baik kolaborasi yang disampaikan Komisi PDUF MUI Jatim bersama Trimegah Sekuritas dan Danapathi Asset Management.

Menurutnya pesantren memiliki banyak potensi yang bisa dimaksimalkan, termasuk dalam bidang ekonomi.

Aktivis muda NU yang akrab disapa Gus Edo itu menyebut salah satu potensi itu adalah ikatan alumni yang selama ini solid dan memiliki jaringan keanggotaan yang besar dan luas.

Ia menambahkan, bila potensi ikatan alumni ini diberdayakan tentu hasilnya akan luar biasa.

"Pesantren memiliki banyak kelebihan yang tentu bisa dimaksimalkan. Tentunya termasuk kekuatan alumni yang bisa menjadi kekuatan ekonomi," tutur Gus Edo.

Selain Ketua Komisi PDUF MUI Provinsi Jawa Timur, KH. Miftah Jauhari, S.E., turut mendampjngi Wakil Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, M. Syafi'i, dan Sekretaris Komisi PDUF MUI Jawa Timur, Moch Rizzqi Aladib.

Turut hadir pula Hasbie Sukaton, Head of Mutual Fund and Partnerships Strategy Trimegah Sekuritas Indonesia beserta jajaran, serta Dedy Hendrawan, Direktur Danapathi Asset Management bersama tim. 

Sementara pondok pesantren yang disambangi adalah Pondok Pesantren Al-Lathifiyah pimpinan Bu Nyai Mundjidah Wahab, Pondok Pesantren An-Najiyah 1 pimpinan Gus Wafi Amanulloh, dan kediaman KH. M. Hasib Wahab Chasbullah, Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Editor :