SURABAYA - Jemari para peserta tampak sibuk memainkan jarum crochet dan gulungan benang warna-warni di sudut ruangan Hanaka Social Space, Minggu (24/5/2026). Di tengah obrolan santai dan tawa kecil yang sesekali pecah, satu per satu karakter Kirby mulai terbentuk dari rajutan tangan para peserta yang sebagian besar baru pertama kali mencoba crochet.
Suasana hangat itu hadir dalam Mini Workshop Crochet Kirby yang digelar Rumah Literasi Digital (RLD) bersama UMKM lokal ByLin Handmade di Surabaya. Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi kelas merajut biasa, tetapi juga ruang bertemu bagi kreativitas, relaksasi, dan dukungan terhadap produk handmade lokal.
Peserta diajak mempelajari dasar-dasar crochet secara langsung bersama tutor dari ByLin Handmade. Meski didominasi pemula, antusiasme peserta terlihat sejak awal workshop dimulai. Mereka tampak aktif bertanya, saling membantu, hingga menikmati proses merajut dalam suasana yang intimate dan interaktif.
Bagi Rumah Literasi Digital, workshop crochet menjadi bagian dari upaya memperluas literasi kreatif di tengah perkembangan era digital yang serba cepat. Dunia handmade dinilai memiliki nilai ketekunan, fokus, dan proses yang penting untuk terus dikenalkan kepada masyarakat, khususnya anak muda.
Creative & Communication Rumah Literasi Digital, Ana, mengatakan crochet bukan hanya keterampilan merajut semata, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat personal bagi banyak orang.
“Di tengah era serba cepat dan digital, merajut justru mengajarkan proses, kesabaran, dan fokus. Kami melihat ini bukan hanya soal membuat boneka crochet, tetapi juga tentang membangun ruang kreatif yang sehat dan produktif. Selain itu, kami ingin mendukung UMKM handmade lokal seperti ByLin agar semakin dikenal dan memiliki ruang kolaborasi yang lebih luas,” ujarnya.
Menurut Ana, Rumah Literasi Digital ingin menghadirkan bentuk literasi yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. Workshop kreatif seperti crochet dinilai dapat membuka peluang usaha baru sekaligus mempertemukan komunitas dengan minat serupa.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Hanaka Social Space yang menyediakan lokasi dengan suasana nyaman dan kondusif untuk proses belajar. Selain mendapatkan materi dan perlengkapan crochet lengkap, peserta turut memperoleh minuman serta tester product dari Neve Beauty Care.
Melalui program kolaboratif seperti ini, Rumah Literasi Digital berharap dapat terus menghadirkan kegiatan kreatif yang tidak hanya edukatif, tetapi juga mampu memperkuat ekosistem UMKM, komunitas, dan industri kreatif lokal di Surabaya.
Editor : Amal Jaelani