ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Surabaya Domino Tournament 2026 Gerakkan Ekonomi Kota, Ribuan Pengunjung Dongkrak UMKM dan Pariwisata

avatar AM Lukman J
  • URL berhasil dicopy
Area UMKM menjadi salah satu titik paling ramai selama event berlangsung. Foto: Ali/Ayojatim
Area UMKM menjadi salah satu titik paling ramai selama event berlangsung. Foto: Ali/Ayojatim

SURABAYA – Gelaran Surabaya Domino Tournament 2026 yang berlangsung di Grand City Convention Hall pada 18–19 April tidak hanya menghadirkan kompetisi yang meriah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi kota.

Sejak hari pertama hingga penutupan, ribuan peserta dan pengunjung memadati venue, menciptakan pergerakan ekonomi yang terasa langsung di sekitar lokasi acara.

Area UMKM menjadi salah satu titik paling ramai selama event berlangsung. KTB (Kita Tumbuh Bersama), salah satu pelaku UMKM yang terlibat, mengaku mengalami lonjakan penjualan yang signifikan.

Rina Setiawan, pemilik KTB, menyampaikan bahwa omzet penjualannya meningkat hingga sekitar 70–80% dibandingkan hari biasa, bahkan sejumlah produk habis lebih cepat dari perkiraan.

“Antusiasme peserta luar biasa, terutama saat babak akhir. Produk kami sempat habis lebih cepat dan kami kewalahan melayani, tapi tentu ini menjadi pengalaman yang sangat positif,” ujarnya.

Dampak serupa juga dirasakan di sektor perhotelan. Kehadiran peserta dari berbagai daerah mendorong tingkat hunian hotel di Surabaya meningkat, sekaligus memperkuat posisi kota sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional berbasis komunitas dan olahraga strategi.

Wakil Gubernur Jawa Timur menilai bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa domino kini telah memiliki struktur organisasi yang jelas dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya UMKM dan sektor jasa.

Di sisi lain, Ketua Umum PB PORDI, Dr. H. Andi Jamaro Dulung, melihat bahwa perkembangan domino saat ini tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk HGI sebagai penyelenggara. 

Ia menyampaikan bahwa kerja sama ini berangkat dari visi yang sama untuk mengembangkan domino sebagai olahraga yang profesional sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Menurutnya, dengan jaringan organisasi yang telah terbentuk di berbagai provinsi serta dukungan event yang terus berkembang, domino memiliki peluang untuk terintegrasi lebih luas, termasuk melalui pengembangan fasilitas seperti “Domino Corner” di hotel dan pusat perbelanjaan, yang sekaligus dapat mendorong aktivitas ekonomi di sektor pariwisata.

Dari sisi hasil kompetisi, turnamen ini dimenangkan oleh Emansyah, pemain asal Gresik, Jawa Timur, yang menunjukkan konsistensi dan strategi matang sepanjang pertandingan. Ia menyampaikan bahwa kompetisi berskala besar seperti ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan, tetapi juga membuka peluang bagi pemain untuk berkembang lebih jauh di tingkat profesional.

Sebagai penyelenggara, Higgs Games Island (HGI) melihat dampak yang tercipta sebagai bagian dari tujuan jangka panjang dalam menghadirkan event yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap kota.

Momentum ini akan terus berlanjut melalui HGI City Cup 2026 Surabaya Fest pada 25–26 April di Grand City Atrium, yang akan menghadirkan konsep lebih luas dengan menggabungkan kompetisi domino, carnival budaya, dan pertunjukan musik, sekaligus memperkuat peran event sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi lokal di Surabaya.

Dengan tingginya partisipasi, antusiasme masyarakat, serta dampak nyata yang dirasakan oleh berbagai sektor, Surabaya Domino Tournament 2026 menunjukkan bahwa pengembangan olahraga berbasis strategi dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi kota dan penguatan ekosistem komunitas di Indonesia.

Editor :