SIDOARJO - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Timur punya Komandan yang istimewa. Dia lah Rizza Ali Faizin atau lebih akrab disapa Kaji Reza.
Pria bertubuh tinggi tegap itu selain berstatus Kepala Satuan Koordinator Wilayah (Kasat Korwil) Banser Jawa Timur juga adalah anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo.
Baca juga: True Story: Ismail dari Buku Mimpi Sukses Menjadi Caleg, Hingga Menjadi Pimpinan DPRD Pamekasan
Pria yang dinobatkan sebagai satu dari 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 oleh Forkom Jurnalis Nahdliyin itu berproses dari wadah organisasi NU. Ia mulai berproses dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).
"Kaji Reza ini adalah asli 100 persen kader muda NU. Ia berproses mulai dari IPNU, organisasi pelajar NU. Sosoknya layak menjadi teladan bagi generasi muda NU," kata Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi, dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).
Terpisah, Kaji Reza yang menerima penghargaan dari FJN pada Jumat 30 Oktober 2026 di kantor DPC PKB Sidoarjo sontak terkejut.
Ketua DPC PKB Sidoarjo ini mengaku sebelumnya tidak ada komunikasi dengan para pengurus dan anggota FJN. Ia baru mengetahui mendapat penghargaan setelah adanya rilis berita terkait Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif di pemberitaan pas Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026.
"Saya berterima kasih atas apresiasi ini. Menurut saya penghargaan ini proses dan penetapannya sangat profesional. Tidak ada komunikasi dengan calon penerima dan parameternya jelas," ujarnya.
Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini mengaku penghargaan ini menjadi cambuk sekaligus semangat untuk lebih maksimal menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, sekaligus Kasat Korwil Banser Jawa Timur.
Baca juga: Gus Ghofirin Ketua BAZNAS Jatim Terima Apresiasi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026
Saat ditemui FJN, Reza tampak sibuk menemui sejumlah masyarakat yang wadul dan menyampaikan aspirasinya ke kantor DPC PKB Sidoarjo. Ia membuka diri bertemu dengan masyarakat Sidoarjo.
"Setiap Hari Jumat, PKB melaksanakan Hari Fraksi. Di hari ini kami khusus menerima aspirasi masyarakat. Masyarakat yang tak sempat datang langsung juga bisa menyampaikan aspirasinya lewat media sosial tik tok. Kami menerima pengaduan secafa offline dan online. Ini salah satu kerja-kerjanya politik kami," pungkas Kaji Reza.
Editor : Diday Rosadi