SIDOARJO, AYOJATIM - Peredaran informasi di media sosial yang semakin cepat membuat masyarakat perlu lebih cermat sebelum mempercayai maupun menyebarkan sebuah informasi. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Indah Kurnia mengingatkan warga Sidoarjo agar tidak mudah terprovokasi kabar yang tidak jelas sumbernya.
Pesan itu disampaikan Indah dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama para pelaku UMKM yang tergabung dalam Aliansi Wirausahawan Kreatif di Kedai Tepi Teras, Sidoarjo, Jumat (11/9/2026).
Baca juga: Senyum Buruh dan Warga Surabaya di Balik Peresmian Gedung Baru DPD KSPSI AGN Jawa Timur
Pertemuan tersebut diikuti pelaku usaha dari sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Forum dimanfaatkan untuk membahas nilai kebangsaan sekaligus memberikan pemahaman mengenai perjalanan ketatanegaraan Indonesia.
Dalam pemaparannya, Indah turut mengulas TAP MPRS Nomor XXXIII/MPRS/1967 mengenai Pencabutan Kekuasaan Pemerintahan Negara dari Presiden Soekarno.
Ia menilai masyarakat perlu mengetahui berbagai keputusan penting dalam perjalanan ketatanegaraan Indonesia. Penyampaian informasi mengenai keputusan MPR juga menjadi bagian dari tugasnya sebagai anggota MPR RI.
"Kami akan terus sosialisasikan hal ini kepada masyarakat, sebagaimana tugas dan fungsi kami sebagai anggota MPR RI," ujar Indah.
Di luar materi ketatanegaraan, Indah menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah derasnya pertukaran informasi melalui ruang digital.
Menurut dia, perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan masyarakat terpecah. Nilai gotong royong, toleransi, kepedulian terhadap sesama, serta kecintaan terhadap Indonesia perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Tetap rukun, tetap guyub, dan tetap semangat mengaplikasikan nilai-nilai yang ada di 4 Pilar Kebangsaan. Di antaranya gotong royong, berbagi kepada sesama, toleransi, mencintai bangsa dan seluruh tumpah darah," kata Indah.
Baca juga: Pemuda Rejotangan Gerakkan Ekonomi Desa Lewat Trail Run dan UMKM
Generasi Muda Jadi Perhatian
Moehammad Arif, salah satu narasumber dalam kegiatan itu, menilai penguatan wawasan kebangsaan menjadi semakin penting seiring tingginya penggunaan platform digital.
Menurut tokoh muda Sidoarjo yang juga anggota Bawaslu Kabupaten Sidoarjo tersebut, generasi muda harus memiliki pemahaman yang cukup mengenai Pancasila dan nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa.
"Kami senang Bu Indah melaksanakan kegiatan seperti ini, sebab ini penting terutama untuk anak-anak muda. Agar mereka tahu tentang Pancasila. Agar mereka mengenal nilai-nilai kebangsaan," tuturnya.
Arif menambahkan, pemahaman kebangsaan dapat membantu masyarakat membangun sikap kritis ketika berhadapan dengan berbagai informasi di internet.
Masyarakat tidak hanya dituntut cepat menerima informasi, tetapi juga perlu memeriksa kebenarannya.
Indah kembali mengajak masyarakat Sidoarjo menjaga suasana kehidupan sosial agar tetap kondusif. Ia meminta warga tidak menjadi bagian dari rantai penyebaran informasi palsu yang berpotensi memicu keresahan maupun perpecahan.
"Marilah berbakti kepada negeri ini dengan cara kita masing-masing. Bila tak bisa memberikan yang baik, minimal jangan membuat masalah atau keburukan," pungkasnya.
Editor : Alim Perdana