Momentum HUT ke-81 RI, Abraham Sridjaja Desak Presiden Gunakan Kewenangan Konstitusional Jaga Kedaulatan Negara

Reporter : AM Lukman J
Anggota DPR RI Komisi I Fraksi Partai Golkar, Abraham Sridjaja, saat rapat bersama Menteri Pertahanan RI dan Panglima TNI. Foto: Tangkapan Layar akun instagram @abrahamsrijaya/Ayojatim

JAKARTA, AYOJATIM - Pesan tegas disampaikan Anggota DPR RI Komisi I Fraksi Partai Golkar, Abraham Sridjaja, kepada Presiden Republik Indonesia pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin, 17 Agustus 2026.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @abrahamsrijaya, Abraham meminta Presiden menggunakan seluruh kewenangan konstitusional untuk menjaga kedaulatan negara dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang mengancam kepentingan bangsa.

Baca juga: HUT Partai Golkar le-61th Abraham Sridjaja Bagikan Sembako, Dekatkan Diri dengan Warga Lewat Aksi Nyata

“Bapak Presiden, di hari kemerdekaan ini, atas nama rakyat yang saya wakili, saya berseru: bertindaklah. Gunakan seluruh kewenangan konstitusional yang Bapak miliki,” tulis Abraham.

Anggota DPR RI Komisi I Fraksi Partai Golkar Dapil DKI Jakarta 2 itu meminta pemerintah memastikan hukum ditegakkan terhadap pihak yang dianggap mengkhianati kepentingan bangsa.

“Tegakkan kedaulatan, dan tindak para pengkhianat bangsa sesuai hukum berlaku, tanpa pandang bulu,” lanjutnya.

Abraham juga menyampaikan pesan tersebut dengan latar semangat perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan Indonesia melalui pengorbanan besar.

Menurutnya, kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan nyawa harus dijaga dari berbagai kepentingan yang berpotensi melemahkan kedaulatan negara.

“Para pahlawan tidak gugur agar negeri ini digadaikan. Kemerdekaan yang direbut dengan darah tidak boleh hilang oleh pengkhianatan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan adanya pihak-pihak yang dinilai berupaya merongrong kedaulatan Indonesia demi kepentingan pribadi maupun kekuasaan.

“Di saat kita mengibarkan Sang Saka Merah Putih, masih ada pihak yang hendak merongrong kedaulatan negeri tercinta ini, mereka yang tega menggadaikan tanah air demi harta atau kekuasaan,” tulis Abraham.

Baca juga: Momentum HUT Kemedekaan RI ke-80 Tahun Rotary Club Surabaya Gelar Peace and Harmony Walk untuk Persatuan dan Perdamaian

Abraham Sridjaja Himbau Waspadai Kepentingan Asing

Abraham juga menyinggung potensi kepentingan asing yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Ia menilai ancaman terhadap kedaulatan perlu dihadapi dengan ketegasan sekaligus persatuan seluruh rakyat Indonesia.

“Kami juga melihat adanya kepentingan asing yang berupaya mengganggu stabilitas bangsa, ditunggangi oleh oknum pengkhianat dari dalam negeri sendiri,” katanya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat dari Sabang hingga Merauke untuk tidak mudah terpecah oleh berbagai upaya adu domba maupun intervensi dari luar.

“Kepada seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke: bersatulah. Persatuan kita benteng terkuat menghadapi setiap upaya adu domba dan intervensi asing,” tulisnya.

Baca juga: Momen Keakraban Ning Lia dan Jalaluddin Mannagalli di Grahadi, Hangat dan Penuh Persaudaraan

Pesan Abraham pada HUT ke-81 RI tersebut ditutup dengan seruan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.

“Sekali merdeka, tetap merdeka. NKRI harga mati,” tulisnya.

Bagi Abraham, peringatan 17 Agustus bukan hanya momentum mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga saat untuk memastikan cita-cita kemerdekaan tetap berdiri tegak.

Abraham Sridjaja menegaskan, Presiden memiliki kewenangan konstitusional untuk mengambil langkah yang diperlukan demi menjaga kedaulatan negara. Pada saat yang sama, rakyat diminta memperkuat persatuan sebagai benteng utama Indonesia menghadapi ancaman, adu domba, maupun kepentingan yang dapat menggerus kepentingan nasional.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru