5 Fakta Menarik Tanaman Tamanu, Bahan Alami Asal Indonesia yang Kini Jadi Andalan Skincare untuk Kulit Berjerawat

Reporter : AM Lukman J
Tamanu menjadi salah satu botanical ingredient yang banyak digunakan dalam skincare. Foto: fromthisisland/Ayojatim

JAKARTA, AYOJATIM.COM – Di tengah tren skincare berbahan alami, nama Tamanu semakin sering muncul sebagai salah satu kandungan yang dipercaya mampu membantu merawat kulit berjerawat. 

Tamanu menjadi salah satu botanical ingredient yang banyak digunakan dalam skincare. Tanaman yang dikenal berasal dari kawasan tropis, termasuk Indonesia, ini telah lama dimanfaatkan sebagai bahan perawatan kulit berkat kandungan senyawa aktif di dalamnya.

Namun di balik popularitasnya, ternyata masih banyak fakta menarik mengenai Tamanu yang belum banyak diketahui. Tidak semua bagian dari minyak Tamanu (Tamanu Oil) dinilai ideal untuk kulit yang rentan berjerawat. Berkat perkembangan riset, potensi tanaman ini kini dikembangkan menjadi bahan aktif yang lebih efektif melalui pendekatan ilmiah.

Simak 5 fakta menarik tentang Tamanu, mulai dari manfaat untuk kulit berjerawat hingga inovasi PolyAcNix™ hasil riset Indonesia. 

1. Tidak Semua Tamanu Oil Ideal untuk Kulit Berjerawat

Tamanu Oil dikenal kaya akan kandungan alami yang bermanfaat bagi kulit. Namun, bentuk minyak alaminya memiliki tekstur cukup padat dan kandungan lipid yang tinggi sehingga berpotensi terasa berat pada kulit yang mudah berjerawat.

Kondisi tersebut mendorong sejumlah peneliti mencari cara untuk memanfaatkan hanya bagian-bagian aktif yang paling dibutuhkan kulit tanpa membawa karakteristik minyak yang terlalu berat.

Salah satunya dilakukan oleh brand skincare Indonesia From This Island melalui kolaborasi riset bersama Sekolah Farmasi ITB dan EBM Scitech Research Center selama hampir tiga tahun. Dari penelitian tersebut lahirlah PolyAcNix™, yaitu fraksi bioaktif hasil pemurnian Tamanu yang difokuskan untuk membantu merawat kulit berjerawat.

2. Teknologi Pemurnian Membuat Tamanu Bekerja Lebih Optimal

Pendekatan ilmiah menunjukkan bahwa tidak semua komponen bahan alami harus digunakan secara utuh.

Melalui teknologi pemurnian, PolyAcNix™ hanya mengambil fraksi bioaktif yang dinilai paling relevan untuk membantu mengatasi permasalahan jerawat.

Hasil pengujian laboratorium menunjukkan fraksi bioaktif tersebut memiliki aktivitas antibakteri yang lebih tinggi dibandingkan Tamanu Oil konvensional. Bahkan dengan konsentrasi lebih rendah, bahan aktif ini disebut mampu mendukung regenerasi sel kulit sekaligus memberikan performa anti-acne yang lebih optimal.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa inovasi skincare tidak hanya bergantung pada bahan alami, tetapi juga pada proses pengolahan berbasis riset.

3. Bisa Menjadi Bagian dari Rutinitas Makeup

Banyak pemilik kulit berjerawat memilih mengurangi penggunaan foundation karena khawatir memperburuk kondisi kulit.

Padahal, skincare dan makeup tetap dapat digunakan secara bersamaan dengan teknik yang tepat. Salah satu cara yang mulai diperkenalkan adalah mencampurkan beberapa tetes Tamanu Acne Defense Serum ke dalam foundation atau complexion cair sebelum diaplikasikan.

Setelah penggunaan makeup, Tamanu Rapid Acne Spot Treatment juga dapat diaplikasikan langsung pada area berjerawat tanpa mengganggu hasil riasan.

Pendekatan ini menawarkan alternatif bagi pengguna yang ingin tetap tampil dengan makeup tanpa meninggalkan rutinitas perawatan kulit.

4. Efektivitasnya Didukung Pengujian Laboratorium dan Uji Klinis

Tidak hanya mengandalkan klaim bahan alami, pengembangan Tamanu Acne Series juga disertai pengujian laboratorium maupun uji klinis.

Pada produk Tamanu Acne Defense Serum, hasil uji klinis menunjukkan sebanyak 81 persen subjek mengalami penurunan jerawat meradang setelah 14 hari penggunaan.

Selain itu, pengujian laboratorium mencatat tampilan pori berkurang hingga 86,8 persen. Berdasarkan penilaian mandiri responden, 97 persen menyatakan produk membantu mengontrol jerawat, 94 persen merasakan jerawat lebih cepat membaik, 82 persen mengaku jumlah komedo berkurang, dan 88 persen merasakan kulit menjadi tidak terlalu berminyak.

Sementara itu, Tamanu Rapid Acne Spot Treatment menunjukkan kemampuan membantu mengurangi kemerahan serta produksi minyak berlebih. Sebanyak 88 persen subjek juga menyatakan kondisi jerawat mereka membaik setelah penggunaan.

5. Bukti Kekayaan Hayati Indonesia Dapat Melahirkan Inovasi Skincare

Tamanu menjadi contoh bagaimana kekayaan biodiversitas Indonesia dapat dikembangkan menjadi inovasi berbasis sains.

Melalui kolaborasi dengan Sekolah Farmasi ITB dan EBM Scitech Research Center, From This Island mengembangkan PolyAcNix™ sebagai bahan aktif eksklusif yang menjadi inti dari Tamanu Acne Series.

Pengembangan tersebut mencerminkan tren baru industri kecantikan yang tidak hanya mengandalkan bahan alami, tetapi juga memperkuatnya melalui penelitian ilmiah agar lebih efektif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan kulit modern.

Dengan pendekatan yang memadukan kekayaan alam Indonesia dan inovasi teknologi, Tamanu kini tidak lagi sekadar dikenal sebagai tanaman tradisional, melainkan mulai diposisikan sebagai salah satu botanical ingredient yang memiliki potensi besar dalam pengembangan skincare berbasis riset.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru