JEMBER - Sebanyak 101 sambungan listrik baru resmi menyala di Afdeling Trate, Kebun Kalisanen Kotta Blater, Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jumat (9/5). Akses listrik yang selama bertahun-tahun dinantikan warga kawasan perkebunan tersebut kini mulai membuka peluang aktivitas masyarakat berjalan lebih nyaman dan produktif.
Penantian warga Afdeling Trate akhirnya berakhir. Rumah-rumah di kawasan perkebunan yang sebelumnya minim akses penerangan kini mulai diterangi listrik setelah 101 sambungan baru resmi beroperasi.
Baca juga: BRI Surabaya Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya
Program penyambungan listrik tersebut merupakan hasil koordinasi antara PTPN I (Persero) Regional 5 bersama PLN Unit Layanan Pelanggan Ambulu.
Infrastruktur kelistrikan dibangun untuk menjangkau wilayah perkebunan dengan akses geografis yang cukup sulit di Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.
Dari total sambungan yang dipasang, sebanyak 97 titik diperuntukkan bagi rumah warga dan karyawan kebun. Sementara empat titik lainnya digunakan untuk fasilitas umum.
Penyalaan perdana dilakukan secara simbolis oleh Camat Tempurejo dan disaksikan Forkopimka, Pemerintah Desa Curah Nongko, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta manajemen Kebun Kalisanen Kotta Blater. Kegiatan juga diisi santunan bagi anak yatim dan lansia di sekitar wilayah perkebunan.
Manajer Kebun Kalisanen Kotta Blater, Tatang Setiawan, mengatakan keberadaan listrik bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
“Anak-anak sekarang bisa belajar lebih nyaman pada malam hari, aktivitas rumah tangga juga lebih lancar. Kami berharap akses listrik dapat membuka peluang masyarakat untuk berkembang,” kata Tatang.
Baca juga: PTPN I Regional 5 Bangun Saluran Irigasi Senilai Rp200 Juta untuk Kelompok Tani di Blitar
Menurutnya, kehadiran listrik di lingkungan kebun turut membantu aktivitas sosial dan ekonomi warga yang selama ini terkendala keterbatasan penerangan.
Region Head PTPN I (Persero) Regional 5, Subagiyo, menyebut perusahaan ingin memastikan keberadaan industri perkebunan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
“Perusahaan harus tumbuh bersama masyarakat. Karena itu kami terus mendorong program sosial dan pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.
PTPN I Regional 5 juga menyiapkan program lanjutan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada akhir Triwulan II 2026, perusahaan berencana memasang 24 titik penerangan jalan umum di kawasan kebun yang sama.
Baca juga: Pertamina Pastikan Distribusi BBM Aman, Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Panic Buying
Selain penerangan jalan, perusahaan bakal membantu perbaikan jalan dan saluran air sepanjang 100 meter di Dusun Kombongan, Desa Pondokrejo.
Perbaikan tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko banjir akibat saluran tersumbat dan longsornya plengsengan yang selama ini dikeluhkan warga.
Bagi masyarakat Afdeling Trate, lampu yang mulai menyala di rumah-rumah mereka bukan hanya soal penerangan. Kehadiran listrik membawa harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih layak di tengah kawasan perkebunan.
Editor : Alim Perdana