Kinerja Dipertanyakan, Bank Sampang Tolak Pengajuan Pinjaman Calon Nasabah Tanpa Survei 

Reporter : Abdul Wahed
Kondusif pelayanan nasabah di Bank Sampang, Rabu (6/5/2026). Foto: Wahed/Ayojatim

SAMPANG - Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bakti Artha Sejahtera (BAS) Sampang diduga menolak pengajuan peminjaman tanpa verifikasi data pemohon dan survei lapangan.

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Bank Sampang Syaifullah Asyik, mengaku penolakan tersebut setelah ada komunikasi dan konsultasi dengan pihak eksternal, dan disarankan untuk tidak melanjutkan pengajuan peminjaman tersebut.

Baca juga: Atlet Senior ORADO Sampang Tembus Perempatfinal Ajang Kejurprov Jatim 2026

Padahal sebelumnya pemohon sudah melakukan konsultasi persyaratan pengajuan peminjaman dengan orang nomor satu dilingkungan perbankan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sampang itu.

"Saya sudah konsultasi, katanya jangan dikasih," terang Direktur Utama Bank Sampang Syaifullah Asyik, saat dikonfirmasi melalui jaringan seluler pribadinya pada Rabu (6/5/26).

Ia juga menyampaikan bahwa penolakan tersebut dengan dalih meragukan kemampuan bayar atau pengembalian dana yang disodorkan oleh pemohon. Sehingga, meskipun tanpa melalui tahapan survei pihak Bank Sampang menolak.

Baca juga: Kontingen Kabupaten Sampang Sabet Juara Satu Kejurprov ORADO Jawa Timur 2026

"Sumber pengembaliannya dari mana?," tambah Syaifullah Asyik..

Atas insiden tersebut, menimbulkan berbagai pertanyaan banyak pihak, terkait kinerja profesionalitas Bank tersebut. Padahal, salah satu perbankan syariah di Sampang tersebut sebelumnya justru dinilai memiliki etos kerja yang tinggi dalam dunia perbankan.

Baca juga: Siapkan Atlet Profesional Dan Berprestasi, ORADO Sampang Gelar Kejuaraan Domino Berhadiah 10 Juta

Untuk diketahui Bank Sampang tercatat sebagai PT BPRS Bakti Artha Sejahtera Sampang (Perseroda), yang merupakan bank syariah pertama di Kabupaten Sampang, Madura.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), bank ini berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal melalui prinsip keadilan, transparansi, dan keberlanjutan.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru