Dapat Respon Positif KKP RI, Balad Grup Segera Memulai Budidaya Lobster di Gugusan Teluk Kepulauan Kangean

Reporter : Diday Rosadi

SUMENEP - Owner Bandar Laut Dunia Grup (BALAD Grup), HRM. Khalillur R. Abdullah Sahlawiy menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan visi besarnya menjadikan Indonesia sebagai kiblat baru dunia untuk usaha perikanan budidaya.

Keseriusan itu ditunjukan pengusaha muda nasional asal Situbondo itu dengan mengajukan proposal budidaya lobster di 16 Teluk di gugusan Teluk Kangean ke Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI).

Baca juga: Semangat Piagam Jakarta, Pemimpin NU Terpilih di Muktamar 35 NU Harus Dukung Keberlanjutan Prabowo - Gibran

"Alhamdulillah, 16 PROPOSAL PENGAJUAN BUDIDAYA LOBSTER sudah direspon positif dan 14 Teluk sudah menapaki proses perizinan budidaya dengan sebagiannya sudah terbit Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL)," kata pria yang akrab disapa Gus Lilur itu, dalam keterangannya, Selasa (10/6/2025).

Baca juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Pengusaha pegiat filantropi itu mengungkapkan, saat ini tersisa 2 PROPOSAL PENGAJUAN BUDIDAYA LOBSTER yang belum terbit jadwal presentasinya. Kabarnya minggu depan semua 16 TELUK BUDIDAYA LOBSTER akan selesai proses perizinannya.

Gus Lilur mengatakan, Bandar Laut Dunia Grup memulai budidaya lobsternya secara bertahap. Targetnya dalam waktu lima tahun bisa menuntaskan rencana berbudidaya lobster di 16 Teluk yang total luas areanya 8.800 Hektar.

Baca juga: Muktamar NU: Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

"Bandar Laut Dunia Grup - BALAD GRUP meyakini mampu membawa Republik Indonesia menjadi Kiblat Baru Dunia untuk Usaha Perikanan Budidaya. Kita mulai ini dari Sumenep, Madura," pungkasnya.

Editor : Diday Rosadi

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru