ayojatim.com skyscraper
ayojatim.com skyscraper

Kebakaran TNBTS Hari Kelima Makin Membesar, Api Lompat JLKT dan Mengarah ke Lembah Watangan

avatar Alim Perdana
  • URL berhasil dicopy
Hingga Sabtu malam, api di kawasan tersebut masih belum berhasil dipadamkan. Foto/Relawan
Hingga Sabtu malam, api di kawasan tersebut masih belum berhasil dipadamkan. Foto/Relawan

PROBOLINGGO, AYOJATIM.COM – Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasuki hari kelima, Sabtu (8/8/2026). Kobaran api dilaporkan semakin meluas akibat kondisi angin yang cukup kencang.

Hembusan angin membuat pergerakan lidah api berlangsung lebih cepat. Meski upaya pemadaman terus dilakukan, termasuk dengan dukungan operasi pemadaman dari udara selama dua hari terakhir, kondisi kebakaran masih belum sepenuhnya terkendali.

Perkembangan terbaru dilaporkan terjadi di kawasan Blok Jantur. Api disebut berhasil melompati jalur JLKT akibat kuatnya hembusan angin.

"Api dapat melompati JLKT di arah Blok Jantur dengan kuatnya angin," demikian laporan perkembangan kondisi kebakaran Bromo di lapangan yang diterima pada Sabtu malam.

Pergerakan api tersebut diperkirakan akan segera mengarah ke Lembah Watangan. Kondisi ini menjadi perhatian karena kobaran api terus bergerak di tengah angin yang menyulitkan proses pengendalian.

Tak hanya di Blok Jantur, titik api di kawasan Argowulan yang muncul pada Sabtu siang juga dilaporkan semakin membesar.

Hingga Sabtu malam, api di kawasan tersebut masih belum berhasil dipadamkan.

Seluruh Pintu Kunjungan TNBTS Ditutup

Menyusul kondisi kebakaran yang semakin dinamis, seluruh pintu kunjungan kawasan Bromo ditutup sementara pada Sabtu malam.

Penutupan dilakukan demi keselamatan pengunjung sekaligus memberikan ruang bagi petugas dan tim terkait untuk melakukan upaya pengendalian kebakaran.

"Untuk keselamatan dan kelancaran pengendalian, malam ini kami menutup semua pintu kunjungan sampai situasi dapat dikendalikan," demikian informasi yang disampaikan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Upaya pemadaman dan pengendalian api masih terus dilakukan. Kondisi angin menjadi salah satu tantangan utama dalam proses penanganan kebakaran di kawasan konservasi tersebut.

Masyarakat maupun wisatawan diimbau tidak memaksakan diri memasuki kawasan TNBTS selama penutupan berlangsung dan mengikuti informasi serta arahan resmi dari petugas.

 

Editor :