PAMEKASAN – Penemuan mayat laki-laki dalam kondisi membusuk di kawasan perbukitan Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (27/10/2026) pagi, menggegerkan warga setempat. Hingga kini, identitas korban dan penyebab kematiannya belum diketahui.
Kapolres Pamekasan, AKBP Wahyu Hidayat, secara tegas telah menginstruksikan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk mengusut tuntas penemuan jenazah tersebut.
Baca juga: Polres Pamekasan Pastikan Pelayanan Tetap Optimal di Tengah Pergantian Pimpinan Polri
Penyelidikan dilakukan guna mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.
Kondisi jenazah saat ditemukan sudah sulit dikenali. Bahkan, sebagian tubuh korban dilaporkan telah menjadi tengkorak. Mayat tersebut ditemukan di area tegalan yang dipenuhi semak-semak dan dikelilingi pepohonan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga yang pertama kali menemukan jenazah langsung berkoordinasi dengan aparat desa dan pamong setempat sebelum melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.
Saat ditemukan, korban tergeletak di atas tanah dengan mengenakan pakaian berwarna gelap. Lokasi penemuan sempat didatangi warga yang ingin mengetahui proses penanganan kejadian tersebut.
Baca juga: Heboh Penemuan Mayat Mr X di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polres Pamekasan bersama Polsek Pegantenan mendatangi lokasi. Tim Inafis Polres Pamekasan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan petunjuk, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Setelah olah TKP selesai, petugas mengevakuasi jenazah ke fasilitas medis untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses identifikasi. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.
Polisi Imbau Warga yang Kehilangan Anggota Keluarga Melapor
Baca juga: Paguyuban Alumni Akpol 2005 Kirim Ribuan Paket Sembako untuk Korban Bencana Sumatera
Melalui Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor kepada kepolisian.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri atau mengenakan pakaian serupa saat terakhir kali terlihat, kami imbau untuk segera melapor ke polsek terdekat atau ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pamekasan guna membantu mempercepat proses identifikasi,” ujar Ipda Yoni Evan Pratama, Selasa (27/10/2026).
Hingga berita ini ditulis, Satreskrim Polres Pamekasan masih mendalami kasus tersebut. Polisi belum mengungkap identitas korban maupun penyebab kematiannya.
Editor : Amal Jaelani