SGN Mulai Ditebang di Kediri, Produktivitas Tebu Ditarget 125 Ton per Hektare

Reporter : AM Lukman J
SGN mulai melakukan tebang Tebu SGN 01 Tahun Giling (TG) 2025/2026 di Kediri, Jawa Timur. foto: Humas SGN/Ayojatim

KEDIRI, AYOJATIM.COM – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mulai melakukan tebang Tebu SGN 01 Tahun Giling (TG) 2025/2026 di Kediri, Jawa Timur.

Varietas tersebut diproyeksikan mampu mendorong produktivitas tebu sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi petani mitra.

Baca juga: Penyerapan Tebu Blora Membaik, PT SGN Pastikan Penyerapan Berjalan Optimal

Pelaksanaan tebang yang dimulai pada September 2026 itu menjadi bagian dari strategi SGN memperkuat produktivitas perkebunan tebu dan mendukung target ketahanan pangan serta swasembada gula nasional.

Program Tebu SGN 01 mencatat potensi produktivitas yang cukup tinggi. SGN menargetkan protasi tebu mencapai 125 ton per hektare, dengan rendemen sebesar 9,5 persen dan potensi produksi gula sekitar 11,9 ton per hektare.

Tebu SGN 01 juga diproyeksikan tidak berhenti pada pengembangan di wilayah Kediri. SGN menyiapkan pengembangan bibit tersebut untuk disebarluaskan ke areal perkebunan tebu yang bekerja sama dengan perusahaan.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan varietas unggul di kebun tebu mitra. SGN berharap penerapan bibit tersebut dapat meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus memperbaiki efisiensi budidaya.

Dari sisi ekonomi, pengembangan Tebu SGN 01 juga membawa proyeksi peningkatan pendapatan petani. Dengan estimasi biaya produksi sekitar Rp85 juta per hektare, pendapatan yang diperoleh diproyeksikan mencapai Rp140 juta per hektare.

Dengan asumsi tersebut, potensi profit petani diperkirakan mencapai Rp55 juta per hektare.

Baca juga: Program Bongkar Ratoon & Kucuran Rp9 Triliun, Petani Tebu Apresiasi Langkah Mentan Kejar Swasembada Gula

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi mengatakan, pelaksanaan tebang Tebu SGN 01 merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat fondasi industri gula melalui peningkatan produktivitas kebun dan kolaborasi dengan petani.

“Tebu SGN 01 merupakan langkah strategis SGN dalam membangun perkebunan tebu yang semakin produktif dan berkelanjutan. Melalui penerapan budidaya yang tepat, pengembangan bibit unggul, dukungan teknologi, serta sinergi bersama petani, kami optimistis dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh ekosistem pergulaan,” ujar Mahmudi, Jumat (18/9/2026).

Menurut dia, keberhasilan industri gula tidak hanya ditentukan oleh peningkatan volume produksi. Manfaat ekonomi yang diterima petani sebagai mitra utama juga menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem pergulaan.

“SGN akan terus memperkuat kolaborasi dengan petani untuk mewujudkan produktivitas yang lebih tinggi, efisiensi yang lebih baik, serta masa depan industri gula yang semakin kuat,” katanya.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Swasembada Gula Dua Tahun, PT SGN Fokus Tingkatkan Produktivitas Tebu

Pengembangan Tebu SGN 01 sekaligus menjadi bagian dari transformasi SGN yang diarahkan pada tiga sasaran, yakni peningkatan produktivitas, efisiensi pengelolaan kebun, dan kesejahteraan petani.

SGN mengusung semangat “Misi Ini Possible, Masa Depan PT SGN Group” dalam pengembangan Tebu SGN 01. Perusahaan juga membawa semangat “Tumbuh, Juara, Bangun Negeri” dalam memperkuat kolaborasi dengan petani dan pemangku kepentingan.

Melalui pengembangan varietas unggul dan penerapan budidaya yang lebih produktif, SGN menargetkan penguatan pasokan bahan baku sekaligus peningkatan daya saing industri gula nasional.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru