Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG, dr. Elsa: Harus Aman

Reporter : Alim Perdana
dr. Elsa menjenguk korban dugaan keracunan MBG di Sidoarjo dan menyoroti pentingnya standar kebersihan serta keamanan pangan. Foto/Tim Media Center

SIDOARJO, AYOJATIM.COM - Korban dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo, dr. Elis Anita Farida, MM atau dr. Elsa.

Dr. Elsa menjenguk sejumlah korban yang menjalani perawatan di RSUD Notopuro, Sidoarjo. Ia datang bersama Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I dan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Elok Suciati, S.H.

Baca juga: Skandal MBG, Pakar ICMI Ingatkan Bahaya Pembajakan Kebijakan

Dalam kunjungan itu, mereka melihat langsung kondisi korban sekaligus berbincang dengan keluarga. Selain memberikan dukungan moral, rombongan juga menyerap informasi mengenai kondisi serta kebutuhan korban keracunan MBG selama menjalani perawatan.

Dr. Elsa menilai keamanan pangan harus menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan program MBG. Sebab, makanan yang didistribusikan melalui program pemerintah itu dikonsumsi masyarakat dalam jumlah besar, termasuk anak-anak sebagai kelompok penerima manfaat.

Menurut dia, setiap makanan yang disalurkan harus melalui proses pengolahan dan distribusi dengan standar kebersihan, kesehatan, serta keamanan pangan yang ketat.

Baca juga: Ratusan Murid Masuk RS Usai Santap Menu Daging MBG

"Kami hadir untuk melihat langsung kondisi warga dan memberikan dukungan kepada para korban serta keluarga. Semoga semuanya segera pulih dan kejadian seperti ini tidak kembali terjadi," ujar dr. Elsa.

Ia berharap seluruh korban memperoleh penanganan medis secara optimal hingga benar-benar pulih.

Kunjungan itu juga menjadi bentuk respons politik dan kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi persoalan kesehatan.

Baca juga: MBG dan Bayang-Bayang KorupsiĀ 

Bagi dr. Elsa, perhatian terhadap korban tidak cukup berhenti pada pemberian dukungan moral, tetapi juga perlu dibarengi dengan perhatian terhadap aspek keamanan makanan agar kasus serupa tidak terulang.

Program MBG sendiri menempatkan kualitas dan keamanan pangan sebagai faktor penting karena menyangkut kesehatan kelompok penerima manfaat secara luas.

Editor : Alim Perdana

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru