JFC 2026 Kian Dekat, Gladi Bersih Bertema HEAL Pamerkan Kostum Spektakuler dan Semangat Kreativitas Peserta

Reporter : AM Lukman J
Gladi bersih menjelang Jember Fashion Carnival (JFC) 2026 yang digelar pada Rabu (22/7/2026). Foto: Dimas/Ayojatim

JEMBER, AYOJATIM.COM – Hitung mundur menuju puncak Jember Fashion Carnival (JFC) 2026 tinggal dua hari lagi. Suasana Kota Jember pun semakin semarak setelah ribuan peserta mengikuti gladi bersih dengan menampilkan parade kostum spektakuler yang menjadi daya tarik utama karnaval fesyen kelas dunia tersebut.

Gladi bersih yang digelar pada Rabu (22/7/2026) menghadirkan beragam karya fesyen artistik dengan dominasi warna biru laut, sentuhan motif floral, hingga ornamen sayap raksasa yang memikat perhatian. Momen tersebut sekaligus menjadi gambaran kemegahan yang akan tersaji pada puncak JFC 2026.

Baca juga: Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Para peserta dari berbagai kategori, mulai anak-anak hingga dewasa, terlihat antusias menyempurnakan koreografi, formasi, serta ekspresi di sepanjang lintasan catwalk jalanan sepanjang 3,6 kilometer.

Semangat mereka menunjukkan kesiapan untuk menghadirkan pertunjukan yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga membawa pesan inspiratif.

Tema HEAL Angkat Pesan Kemanusiaan dan Kelestarian Bumi

Berbeda dari sekadar parade kostum, JFC 2026 mengusung tema HEAL (Humanity, Earth and Life) sebagai benang merah seluruh rangkaian pertunjukan.

Tema tersebut merepresentasikan kepedulian terhadap kemanusiaan, lingkungan, dan keberlanjutan kehidupan. Lewat setiap rancangan kostum dan penampilan peserta, JFC ingin mengajak masyarakat melihat bahwa fesyen dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan sosial, budaya, sekaligus kepedulian terhadap masa depan bumi.

Konsep ini juga memperkuat identitas JFC sebagai ajang yang memadukan kreativitas, seni pertunjukan, dan nilai-nilai universal yang relevan dengan isu global.

JFC Terus Hidupkan Warisan Dynand Fariz

Baca juga: PTPN I Regional 5 Salurkan Rp30,43 Miliar, Ribuan Peternak Jember Terbantu

Presiden JFC, Budi Setiawan, mengatakan tema HEAL menjadi wujud komitmen JFC dalam meneruskan visi besar pendirinya, almarhum Dynand Fariz, yang menjadikan JFC sebagai ruang berkarya bagi semua kalangan.

Menurutnya, JFC sejak awal dibangun sebagai wadah yang terbuka, inklusif, dan memberi kesempatan bagi siapa saja untuk mengembangkan kreativitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"JFC dibangun sebagai sebuah ruang terbuka yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siapa saja untuk berkarya, bertumbuh, serta memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat secara inklusif," ujar Budi Setiawan saat memantau gladi bersih.

Ia menambahkan, semangat inklusivitas tersebut menjadi alasan JFC terus berkembang sebagai salah satu ikon karnaval fesyen Indonesia yang dikenal di tingkat internasional.

Baca juga: Sejarah Baru, Tiket Watu Ulo - Papuma Resmi Satu Pintu Per Januari 2026

Siap Suguhkan Pertunjukan Berkelas Dunia

Dengan persiapan yang telah memasuki tahap akhir, gladi bersih menjadi penanda bahwa seluruh peserta siap memberikan penampilan terbaik pada puncak Jember Fashion Carnival 2026.

Tak hanya menyuguhkan kemewahan kostum dan kreativitas tanpa batas, JFC tahun ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Jember sebagai destinasi wisata kreatif Indonesia.

Ribuan pengunjung diperkirakan akan memadati kota tersebut untuk menyaksikan perpaduan seni, budaya, dan fesyen yang membawa pesan tentang kemanusiaan, bumi, dan kehidupan melalui tema HEAL.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru