SURABAYA, AYOJATIM.COM - Persebaya Surabaya resmi menggandeng Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) sebagai Official Medical Partner. Kerja sama tersebut menjadi langkah baru dalam pengelolaan kesehatan atlet dengan membangun ekosistem sports medicine terintegrasi yang menghubungkan klub sepak bola profesional dan rumah sakit dalam satu sistem pendukung.
Kemitraan tersebut tidak hanya berfokus pada penanganan cedera pemain. Persebaya dan Mayapada Hospital juga mengembangkan pendekatan menyeluruh mulai dari pencegahan cedera, pemantauan kesehatan, rehabilitasi, peningkatan performa, hingga dukungan kesehatan mental atlet.
Baca juga: Indomaret Fun Bike 2026 Siap Ramaikan Surabaya, Peluang Menangkan Hadiah 2 Motor
Melalui Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC), Mayapada Hospital Surabaya menyiapkan tim yang terdiri dari 20 dokter spesialis lintas bidang. Mereka berasal dari kedokteran olahraga, ortopedi, kardiologi, rehabilitasi medik, radiologi, penyakit dalam, gizi klinik, hingga psikologi.
Chief Operating Officer Mayapada Healthcare, Hendy Widjaja, mengatakan dukungan medis yang kuat menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa pemain selama kompetisi.
“Melalui SITPEC, kami menghadirkan pendekatan menyeluruh yang mencakup pencegahan cedera, pemantauan kondisi atlet, rehabilitasi, peningkatan performa, hingga dukungan kesehatan mental. Dukungan medis yang profesional dan komprehensif sama pentingnya dengan semangat yang diberikan Bonek kepada Persebaya,” ujarnya.
Menurut Hendy, layanan sports medicine tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum, komunitas olahraga, hingga para pecinta olahraga yang ingin meningkatkan kebugaran, mencegah cedera, maupun mempercepat proses pemulihan.
Direktur Persebaya, Candra Wahyudi, menyebut kolaborasi tersebut lahir dari keinginan menghadirkan standar layanan kesehatan atlet yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Selama ini banyak kerja sama klub dengan rumah sakit hanya sebatas rujukan. Kami ingin melangkah lebih jauh dengan membangun ekosistem, di mana dokter spesialis menjadi bagian dari sistem pendukung Persebaya dan terintegrasi dengan tim medis klub,” kata Candra.
Konsep tersebut memungkinkan setiap pemain mendapatkan pemantauan kesehatan yang lebih detail. Sebelum kompetisi maupun proses perekrutan pemain, Persebaya menerapkan pemeriksaan kesehatan komprehensif melalui delapan tahapan, mulai dari tes laboratorium, pemeriksaan jantung, penilaian ortopedi, pencitraan medis hingga functional movement assessment.
Baca juga: HGI Resmi Buka HGI City Cup 2026 Surabaya Fest, Turnamen Domino 8 Minggu dengan Pembukaan Meriah
Kepala Tim Dokter Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya atau dr. Tommy, menjelaskan hasil pemeriksaan tersebut membantu klub memetakan risiko cedera dan menyusun program latihan yang lebih tepat.
“Dengan sistem terintegrasi, seluruh proses mulai dari diagnosis, penanganan, rehabilitasi hingga pemantauan kondisi dapat berjalan dalam satu alur yang berkesinambungan,” jelasnya.
Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, menambahkan fasilitas SITPEC juga didukung teknologi medis modern, termasuk layanan ortopedi dengan prosedur Total Knee Replacement (TKR) berbantuan robotik VELYS™ Robotic-Assisted Solution dan penerapan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS®).
Mayapada Hospital Surabaya tercatat sebagai rumah sakit pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi ERAS® untuk prosedur Robotic TKR dan telah menjadi anggota resmi ERAS® Society, organisasi internasional yang mengembangkan standar pemulihan pascaoperasi modern.
Kolaborasi tersebut mendapat respons positif dari para pemain. Gelandang muda Persebaya, Dicky Kurniawan, mengaku merasakan pemeriksaan kesehatan yang jauh lebih lengkap dibanding pengalaman sebelumnya di klub lain.
“Sebagai pemain saya merasa lebih aman karena ada sistem penanganan kesehatan yang komprehensif dan didukung teknologi yang sangat lengkap,” ujarnya.
Striker anyar Persebaya, Ramadhan Sananta, juga menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan klub dalam mendukung kebutuhan pemain.
“Kerja sama yang terintegrasi seperti ini sangat positif karena pemain mendapat dukungan yang lengkap, baik untuk menjaga kondisi maupun saat membutuhkan penanganan medis,” kata pemain Timnas Indonesia tersebut.
Implementasi kerja sama telah dimulai melalui program Medical Check-Up (MCU) pemain baru Persebaya. Dukungan medis dari Mayapada Hospital Surabaya juga akan hadir dalam Green Force Run 2026 yang digelar pada 27 Juni mendatang sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya dan ulang tahun Persebaya.
Editor : Alim Perdana