BANGKALAN, AYOJATIM.COM – Fakultas Keislaman (FKIS) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) meneguhkan komitmennya dalam memperkuat karakter, mendorong inovasi, dan memperluas rekognisi internasional melalui peringatan Milad XII yang digelar di lingkungan kampus UTM, Senin (8/6/2026).
Mengusung tema “Meneguhkan Karakter, Menguatkan Inovasi, Menyongsong Rekognisi Global”, perayaan hari jadi ke-12 FKIS menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah pengembangan fakultas dalam menghadapi tantangan era digital dan persaingan global.
Baca juga: Dekan Fakultas Keislaman UTM Ajak Generasi Muda Refleksikan Nilai Idul Adha
Acara tersebut dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta sejumlah mitra strategis.
Dalam kesempatan itu, FKIS juga meluncurkan tiga program unggulan, yakni Mumtaz Business Centre, Mumtaz Maqashid Centre, dan Hymne Fakultas Keislaman sebagai bagian dari penguatan ekosistem akademik dan identitas kelembagaan.
Dekan FKIS UTM, Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I., menegaskan bahwa ilmu keislaman memiliki peran penting sebagai landasan moral dan etika di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Menurutnya, kemajuan teknologi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan transformasi digital harus diimbangi dengan nilai-nilai keislaman agar pemanfaatannya tetap memberikan manfaat bagi masyarakat dan peradaban.
“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, dan transformasi digital, kita membutuhkan fondasi yang kokoh agar tidak kehilangan arah. Ilmu keislaman harus menjadi kompas yang membimbing pemanfaatan teknologi untuk kemaslahatan umat dan peradaban,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tema Milad XII sejalan dengan tagline FKIS tahun 2026, yakni “Mumtaz Berkarakter”, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara keunggulan akademik dan pembentukan karakter.
“Kami berharap pada usia yang ke-12 ini FKIS semakin maju, semakin inovatif, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga tahun depan kita bertemu kembali dengan capaian yang lebih baik, prestasi yang lebih banyak, dan kontribusi yang lebih luas,” katanya.
Baca juga: Krisis Kepemimpinan dan Solusi Maqashid Syariah: Mengembalikan Arah Moral Kepemimpinan
Sementara itu, Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, S.H., M.H., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan peringatan milad sebagai momentum evaluasi dan peningkatan kualitas institusi secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, ia mengutip ungkapan yang populer dalam tradisi Islam, “Man kana yaumuhu khairan min amsihi fahuwa rabih” yang berarti “Barang siapa hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung.”
Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga oleh kemampuannya untuk terus berkembang dan menghasilkan kemajuan nyata dari waktu ke waktu.
“Milad bukan sekadar peringatan bertambahnya usia lembaga, tetapi momentum untuk memastikan bahwa hari ini lebih baik dari kemarin, dan esok lebih baik dari hari ini. Saya melihat FKIS memiliki semangat kuat untuk terus bergerak maju melalui berbagai inovasi yang diluncurkan pada momentum milad ini,” ungkapnya.
Peluncuran Mumtaz Business Centre diharapkan menjadi pusat pengembangan kewirausahaan dan ekonomi kreatif berbasis nilai-nilai Islam. Sementara Mumtaz Maqashid Centre akan berperan sebagai pusat kajian strategis yang mengembangkan perspektif maqashid syariah dalam menjawab berbagai isu kontemporer.
Baca juga: UTM Trans dan Spirit Transportasi dalam Islam: Mobilitas, Amanah, dan Jalan Menuju Peradaban
Adapun peluncuran Hymne Fakultas Keislaman menjadi simbol penguatan identitas, semangat kebersamaan, dan kebanggaan sivitas akademika terhadap FKIS UTM.
Rangkaian peringatan Milad XII ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan dua belas tahun FKIS dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui semangat “Mumtaz Berkarakter”, FKIS UTM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas inovasi yang berkelanjutan, serta memperkuat rekognisi di tingkat nasional maupun internasional.
Milad XII pun menjadi peneguhan langkah FKIS untuk terus berkembang sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Editor : Amal Jaelani