SURABAYA - Gelaran Edu School and Campus Expo 2026 tak sekadar menjadi ajang pameran pendidikan, melainkan juga hadir sebagai ruang strategis dan momentum bagi generasi muda untuk merancang masa depan.
Kegiatan ini membuka peluang luas bagi pelajar dalam mengenali pilihan pendidikan lanjutan sekaligus mendorong lahirnya kontribusi nyata di dunia pendidikan.
Baca juga: Kolaborasi AI dan Kreativitas Desainer Muda di Pameran INDEX Petra Christian University
Senator Lia Istifhama menilai expo ini memiliki peran penting dalam membangun arah dan kualitas generasi penerus bangsa.
Hal itu disampaikan Lia saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam Edu School and Campus Expo 2026 yang digelar di Jatim Expo Surabaya, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut dimulai Rabu 3 Juni hingga Minggu 7 Juni 2026.
Hadir dalam kegiatan Imam Hidayat S.Sos, M.M, Asisten 1 Sekda Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur Haris Sukamto, Aks, SH, MH, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur Raden Fadjar Widjanarko SE.,M.M.
Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan pendidikan, termasuk perwakilan kementerian, institusi pendidikan, serta ratusan peserta dari sekolah dan perguruan tinggi di Jawa Timur.
Menurut Lia, Jawa Timur selama ini dikenal sebagai provinsi yang konsisten menjaga kualitas pendidikan, bahkan menjadi salah satu daerah dengan capaian prestasi akademik yang terus meningkat setiap tahun.
“Jawa Timur ini istiqomah menjaga prestasi di bidang akademik. Kita selalu menjadi unggulan ketika berbicara tentang transisi pendidikan dari SMA ke perguruan tinggi,” ujar Ning Lia.
Baca juga: Elyon Christian School Gelar Elyon Day 2024
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pendidikan, mulai dari pemerintah daerah, kementerian, hingga lembaga negara seperti DPD RI yang berperan sebagai penghubung antara daerah dan pusat.
Lebih lanjut, Ning Lia mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk tidak hanya fokus menempuh pendidikan, tetapi juga aktif berkontribusi mempromosikan sekolah dan kampus mereka.
“Jangan sampai kalian bersekolah atau kuliah, tapi lupa mempromosikan tempat kalian menimba ilmu. Di situlah letak kemanfaatan, ketika kalian ikut mengangkat nama institusi kalian,” tuturnya.
Ia menyebut, kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan kreativitas digital seperti membuat konten menjadi peluang besar untuk memperkenalkan keunggulan sekolah maupun perguruan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga memperkenalkan konsep “resiprositas” atau pertukaran kebaikan, di mana setiap kontribusi positif yang diberikan akan kembali dalam bentuk keberhasilan di masa depan.
“Bertanamlah kebaikan, insyaallah kalian akan memanen. Apa yang kalian lakukan hari ini, termasuk mempromosikan sekolah atau kampus, akan menjadi jalan kesuksesan ke depan,” tuturnya.
Lia berharap Edu School and Campus Expo dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan skala yang lebih besar, karena menjadi wadah penting bagi siswa dan mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi sekaligus memperluas jejaring pendidikan.
“Expo ini adalah ruang untuk menanam kebaikan. Semoga tahun depan bisa digelar lebih besar lagi dan memberikan manfaat lebih luas,” pungkasnya.
Editor : Diday Rosadi