JEMBER - Aliran dana Rp30,43 miliar dari PTPN I Regional 5 mulai dirasakan warga Jember. Bantuan yang digulirkan sejak 2021 hingga 2025 membuka akses modal usaha, memperbaiki hunian, hingga mendukung kebutuhan pendidikan dan gizi anak.
Dari total tersebut, Rp28,17 miliar disalurkan dalam bentuk pinjaman modal kerja bagi peternak dengan bunga 3 persen per tahun. Skema tersebut memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang tanpa tekanan biaya tinggi.
Baca juga: Dafam Pacific Caesar Surabaya Salurkan CSR, Bantu Korban Banjir Sumatera-Aceh Melalui BPBD & BAZNAS
Sementara Rp2,26 miliar digelontorkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta bantuan non-TJSL. Dana digunakan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.
Sektor sosial ekonomi menyerap porsi terbesar, mencapai Rp1,65 miliar atau sekitar 72 persen. Programnya mencakup pelatihan usaha, bantuan sosial, hingga pengembangan kegiatan produktif warga.
Perbaikan infrastruktur desa menjadi salah satu program utama dengan nilai Rp519,06 juta. Selain itu, program bedah rumah senilai Rp384,48 juta membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Intervensi pada kesehatan juga berjalan melalui penanganan stunting. Perusahaan menyalurkan Rp109,65 juta dalam bentuk makanan tambahan bagi anak-anak guna memperbaiki asupan gizi.
Dukungan terhadap pelaku usaha kecil mencapai Rp115,92 juta. Bantuan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Baca juga: PT Sinergi Gula Nusantara Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Pengungsi Banjir di Sumatera Utara
Di sektor pendidikan, dana Rp274 juta digunakan untuk memperbaiki sarana belajar serta mendukung kebutuhan anak-anak di lingkungan sekitar. Upaya menjaga lingkungan mendapat alokasi Rp25 juta melalui penanaman pohon dan respons bencana.
Program pembiayaan peternakan menjadi pengungkit utama. Hingga 2025, sebanyak 2.818 peternak sapi dan kambing telah menerima dukungan modal dengan total Rp28,18 miliar. Skema bunga rendah membuat usaha lebih bertahan di tengah fluktuasi ekonomi.
Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, menyebut keterlibatan perusahaan tidak berhenti pada aktivitas bisnis semata.
Baca juga: PT Sinergi Gula Nusantara Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatera Utara
“PTPN I Regional 5 menjaga keseimbangan antara keberlangsungan usaha dan tanggung jawab sosial. Pembangunan daerah akan lebih kuat jika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, program yang dijalankan diarahkan agar masyarakat memiliki fondasi ekonomi yang lebih mandiri.
“Bantuan tidak berhenti sebagai solusi jangka pendek, tetapi didorong menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Subagiyo.
Editor : Alim Perdana