Gelar Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang Bahas Empat Isu Strategis Pembangunan

Reporter : AM Lukman J
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Forkopimda setempat saat melangsungkan kegiatan Musrenbang RKPD 2027. Foto: Abdul Wahed/Ayojatim

SAMPANG - Bertempat di Aula Pendopo Bupati Sampang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) sukses menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD 2027, Senin (9/3/26).

Tercatat, empat isu strategis menjadi bahan pembahasan utama disertai arah kebijakan dan beberapa kebijakan pembiayaan yang dibahas bersama seluruh pemangku kebijakan dengan mengkonsep semangat pembahasan gotong royong.

Dalam sambutannya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai usulan masyarakat dengan program prioritas pembangunan daerah, sekaligus memastikan bahwa program pembangunan yang direncanakan benar-benar mencerminkan kebutuhan serta harapan masyarakat Kabupaten Sampang.

"Kami sengaja menghadirkan seluruh stakeholder dan unsur terkait dengan harapan agar hasil Musrenbang ini semakin tajam, komprehensif, serta mampu merespons berbagai persoalan fundamental dalam pembangunan di Kabupaten Sampang," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa Pemkab Sampang dihadapkan pada sejumlah isu strategis terkini yang perlu menjadi perhatian bersama, Pertama, penurunan kemiskinan dan penguatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta perlindungan sosial yang tepat sasaran masih menjadi tantangan utama kita. Kedua, transformasi ekonomi melalui penguatan sektor agribisnis dan UMKM perlu terus didorong melalui pemulihan sektor-sektor unggulan, peningkatan produktivitas dan akses pasar, serta perluasan investasi dan kesempatan kerja guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketiga, percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan penyediaan permukiman yang layak melalui peningkatan konektivitas wilayah, penyediaan air minum, perbaikan drainase, penanganan kawasan kumuh dan rumah tidak layak huni, serta penguatan ketahanan terhadap bencana perlu kita sinergikan untuk mengurangi kantong-kantong kemiskinan, dan Keempat, peningkatan tata kelola pemerintahan melalui penguatan digitalisasi pemerintahan yang efektif juga perlu terus ditingkatkan guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan berkualitas.

"Untuk mengatasi keempat isu strategis itu, diperlukan perumusan langkah-langkah strategis yang dijabarkan ke dalam berbagai arah kebijakan guna menjawab tantangan pembangunan secara sistematis dan efektif," tambahnya.

Dijelaskannya, Pemkab Sampang telah menyiapkan strategi dan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sampang 2027 mendatang, antara lain Peningkatan Kualitas SDM, Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Miskin, Penguatan Sektor Unggulan dan UMKM, Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas, Ketahanan Lingkungan dan Penanggulangan Bencana, Transformasi Digital Pemerintahan, dan Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan.

"Dengan arah kebijakan yang terencana dan sistematis itu tentunya menjadi pintu masuk untuk menjawab beberapa isu sentral dalam pembangunan Sampang kedepannya," tegasnya.

Pihaknya mengharapkan dukungan serta kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Sampang. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama yang sinergis, kita yakin bahwa berbagai hambatan dan tantangan yang ada dapat diatasi bersama.

"Mari kita jadikan forum musyawarah ini sebagai wahana untuk menyamakan pemahaman, mempertajam gagasan, serta membangun komitmen bersama demi terwujudnya cita-cita Sampang Hebat Bermartabat Plus," pungkasya.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru