SURABAYA - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) juga mengumumkan kinerja keuangan yang positif selama sembilan bulan pertama tahun 2024 (9M 2024).
Pendapatan konsolidasi mencapai US$1,67 miliar, naik 43% YoY, dan EBITDA mencapai US$221 juta, meningkat 22% YoY.
Baca juga: Solidaritas Bencana, Grup Merdeka Donasi Hampir Rp1 Miliar untuk Sumatra
Pertumbuhan pendapatan ini terutama didorong oleh kinerja anak perusahaannya, MBMA, yang melakukan initial public offering (IPO) pada April 2023. Kontribusi positif juga datang dari operasi tembaga dan emas.
Berdasarkan segmen, kontribusi utama terhadap EBITDA berasal dari emas (US$81 juta), nikel dalam NPI (US$76 juta), tembaga (US$28 juta), nikel dalam nikel matte (US$28 juta), dan limonit (US$29 juta).
Baca juga: EMAS Amankan Kredit US$350 Juta, Tambang Emas Pani Targetkan Produksi Perdana Awal 2026
Albert Saputro, Presiden Direktur MDKA, menyatakan bahwa fokus strategis Grup Merdeka dalam pengembangan operasi nikel dan hilirisasi telah membuahkan hasil yang luar biasa.
Ia juga optimis dengan kemajuan proyek-proyek utama lainnya, termasuk Proyek Emas Pani dan Proyek Tembaga Tujuh Bukit.
Baca juga: Ore Feeding Dimulai! EMAS Pani Siap Jadi Tambang Emas Terbesar di Indonesia
"Kedua proyek kelas dunia ini akan mendukung pertumbuhan berkelanjutan grup secara signifikan," kata Albert.
Editor : Alim Perdana