KUR BRI Bantu Suparta Kembangkan Usaha Pigura dan Fotografi di Surabaya

Reporter : Alim Perdana
Suparta, pelaku UMKM di Surabaya, berupaya mengembangkan usaha pigura dan fotografi melalui KUR BRI Unit Manukan. Foto/BRI Manukan

SURABAYA - Keterbatasan modal tak menyurutkan langkah Suparta untuk mengembangkan usaha penjualan pigura dan jasa fotografi di Surabaya. Pelaku UMKM yang menjadi nasabah BRI Unit Manukan itu berupaya memperkuat bisnisnya melalui akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta pengelolaan usaha yang lebih terencana.

Suparta merintis usahanya dengan modal seadanya. Ia melihat kebutuhan masyarakat terhadap pigura dan jasa fotografi cukup beragam, mulai dari foto keluarga, wisuda, pernikahan, hingga foto untuk keperluan dokumen.

Baca juga: Stafsus Presiden Tiar Karbala Dorong UMKM Sidoarjo Manfaatkan Teknologi dan AI

Namun, keterbatasan dana membuatnya harus cermat menentukan prioritas. Menambah stok pigura, melengkapi peralatan fotografi, dan memenuhi kebutuhan operasional menjadi tantangan yang harus dihadapi sejak awal menjalankan usaha.

“Awalnya saya merintis usaha pigura dan jasa foto dengan modal seadanya dan keinginan untuk memiliki usaha mandiri,” kata Suparta.

Putar Keuntungan untuk Menjaga Usaha

Pada masa awal merintis bisnis, Suparta mengandalkan pendapatan dari penjualan pigura dan jasa fotografi untuk memenuhi kebutuhan operasional. Keuntungan yang diperoleh tidak seluruhnya digunakan untuk kebutuhan pribadi, tetapi disisihkan kembali sebagai modal usaha.

Dana itu digunakan untuk membeli persediaan pigura, memenuhi kebutuhan perlengkapan fotografi, dan menjaga kegiatan usaha tetap berjalan.

Tantangan muncul ketika permintaan pelanggan membutuhkan tambahan stok atau peralatan yang belum mampu dipenuhi dengan modal yang tersedia. Meski begitu, Suparta memilih bertahan karena usaha tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga.

Ia berupaya menjaga kualitas hasil foto dan pelayanan untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan. Baginya, hubungan baik dengan konsumen menjadi salah satu modal penting agar usaha dapat terus berjalan dan berkembang.

“Saya percaya dengan menjaga kualitas hasil foto, pelayanan, dan kepercayaan pelanggan, usaha ini bisa terus berkembang,” ujarnya.

KUR BRI untuk Menambah Modal Produktif

Keinginan untuk mengembangkan bisnis mendorong Suparta mencari informasi mengenai pembiayaan perbankan. KUR BRI menjadi salah satu alternatif yang dipertimbangkan untuk membantu memenuhi kebutuhan modal usaha.

Melalui pendampingan Mantri BRI, ia memperoleh informasi mengenai persyaratan dan proses pengajuan pembiayaan. Suparta juga memahami pentingnya mengelola keuangan dengan baik serta menyesuaikan pinjaman dengan kemampuan membayar.

Ia merencanakan penggunaan dana KUR untuk kebutuhan produktif, antara lain menambah stok pigura, melengkapi perlengkapan fotografi, dan mendukung operasional usaha.

Baca juga: Indah Kurnia Ingatkan Warga Sidoarjo Waspadai Hoaks di Media Sosial

Tambahan modal diharapkan memberinya ruang untuk meningkatkan kapasitas pelayanan dan menyediakan lebih banyak pilihan produk bagi pelanggan. Meski demikian, pengembangan bisnis tetap membutuhkan pengelolaan keuangan yang disiplin agar kewajiban pembayaran tidak mengganggu arus kas usaha.

Suparta juga berupaya memisahkan keuangan usaha dari kebutuhan pribadi. Langkah ini diharapkan membantu dirinya memantau pemasukan dan pengeluaran sekaligus mempersiapkan bisnis agar lebih tertata.

Bidik Pasar Lebih Luas

Dalam satu hingga dua tahun ke depan, Suparta menargetkan penambahan variasi pigura, peningkatan kualitas peralatan fotografi, dan perluasan pemasaran melalui media sosial.

Ia juga ingin menghadirkan layanan pemesanan yang lebih praktis untuk memudahkan pelanggan. Strategi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan jumlah konsumen.

Pemanfaatan layanan digital perbankan juga dapat mendukung transaksi usaha. BRImo menyediakan fasilitas transaksi seperti pengecekan saldo dan transfer, sedangkan QRIS dapat menjadi pilihan untuk menerima pembayaran nontunai apabila telah digunakan dalam kegiatan bisnis.

Seiring perkembangan usaha, Suparta berharap bisnisnya kelak mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Kebutuhan tenaga kerja akan disesuaikan dengan peningkatan aktivitas usaha dan kemampuan operasional.

Baca juga: Senyum Buruh dan Warga Surabaya di Balik Peresmian Gedung Baru DPD KSPSI AGN Jawa Timur

Ia juga ingin mempersiapkan bisnisnya agar dapat berkembang ke skala yang lebih besar, termasuk membuka peluang memperoleh pembiayaan komersial sesuai kelayakan usaha.

Pesan Suparta untuk Pelaku UMKM Pemula

Suparta berpesan kepada pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha agar tidak ragu mencari akses permodalan, tetapi tetap memperhitungkan risiko dan kemampuan keuangan.

Menurutnya, calon debitur perlu memahami tujuan penggunaan dana, menghitung kemampuan membayar angsuran, dan memastikan pembiayaan digunakan untuk mendukung kegiatan produktif.

“Jangan takut mengembangkan usaha selama dilakukan dengan perhitungan yang matang. Jika membutuhkan modal, pelajari pembiayaan resmi seperti KUR BRI dan konsultasikan kebutuhan usaha kepada petugas bank,” tuturnya.

Ia menambahkan, kerja keras, kejujuran, dan konsistensi perlu berjalan beriringan dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Bagi Suparta, mengembangkan usaha pigura dan fotografi bukan sekadar menambah modal, melainkan juga membangun fondasi bisnis yang lebih kuat. Ia berharap langkah yang ditempuh dapat memperluas pasar, meningkatkan kualitas pelayanan, dan membawa usahanya tumbuh secara berkelanjutan.

Editor : Alim Perdana

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru