Rendemen 8 Persen Tercapai, SGN Perkuat Akselerasi Produksi Gula Nasional

Reporter : AM Lukman J
Pencapaian rendemen 8 persen sejumlah pabrik gula tepat pada 8 Agustus 2026 menjadi sinyal positif dari akselerasi kinerja SGN. foto: Humas SGN/Ayojatim

SRAGEN, AYOJATIM.COM – Revolusi 888 PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) karena sejumlah pabrik gula akhirnya mencapai rendemen 8 Persen tepat pada 8 Agustus 2026.

Angka 8 menjadi momentum penting bagi SGN. Tepat pada 8 Agustus 2026, sejumlah Pabrik Gula (PG) di lingkungan SGN berhasil mencapai rendemen 8 persen, menjadi sinyal positif dari akselerasi kinerja yang tengah dilakukan perusahaan.

Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Revolusi 888, program yang mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi SGN dari sektor hulu hingga hilir. Evaluasi dan penguatan strategi dilakukan jajaran Direksi SGN bersama Kepala Divisi serta General Manager Pabrik Gula di PG Mojo, Sragen.

Momentum 8 Agustus sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai langkah perbaikan yang telah dijalankan, mulai dari peningkatan kualitas tebu, efektivitas tebang-muat-angkut (TMA), hingga optimalisasi proses pengolahan di pabrik gula.

Mengusung semangat “No Guts, No Glory”, Revolusi 888 mengajak seluruh insan SGN berani menetapkan standar kinerja yang lebih tinggi, bergerak lebih cepat, dan memastikan setiap proses operasional menghasilkan kinerja optimal.

Direktur Utama SGN, Mahmudi, mengatakan capaian rendemen 8 persen menjadi bukti bahwa peningkatan kinerja dapat dicapai melalui konsistensi dan sinergi seluruh unsur perusahaan.

“Tanggal 8 bulan 8 menjadi momentum penting bagi Revolusi 888. Di beberapa Pabrik Gula kita berhasil mencapai rendemen 8 persen. Ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kinerja yang kita lakukan secara konsisten mulai memberikan hasil yang nyata,” ujar Mahmudi.

Menurut dia, capaian tersebut menjadi modal penting bagi SGN untuk mempertahankan momentum perbaikan kinerja sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap industri gula nasional.

“Kami optimistis target perusahaan dapat tercapai. Peningkatan produktivitas dan rendemen ini juga semakin memperkuat keyakinan bahwa target swasembada gula dapat segera diwujudkan. Tentu ini membutuhkan konsistensi, kolaborasi, dan kerja keras seluruh pihak,” tegasnya.

Bagi industri gula, rendemen menjadi salah satu indikator penting dalam melihat efektivitas pengolahan tebu menjadi gula. Semakin optimal kualitas bahan baku dan proses pengolahannya, semakin besar pula peluang peningkatan produktivitas gula yang dihasilkan.

Karena itu, SGN tidak berhenti pada capaian 8 persen. Perusahaan akan terus mengakselerasi produktivitas melalui penguatan sektor hulu, peningkatan kualitas tebu, optimalisasi proses produksi, serta penguatan kemitraan dengan petani dan berbagai pihak terkait.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya SGN membangun ekosistem industri gula yang semakin produktif dan efisien. Sinergi antara perusahaan, petani, mitra kerja, dan seluruh insan SGN menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan peningkatan kinerja.

Momentum 8 Agustus akhirnya bukan sekadar simbol angka dalam Revolusi 888. Capaian rendemen 8 persen menjadi penanda bahwa transformasi kinerja mulai menghasilkan capaian konkret sekaligus menjadi pijakan untuk mengejar target yang lebih besar.

Melalui Revolusi 888, SGN berkomitmen meningkatkan standar operasional, memperkuat produksi gula nasional, dan mempercepat langkah menuju swasembada gula Indonesia.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru