JAKARTA – Poros Muda Nahdlatul Ulama (NU) menilai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, tidak terkait dengan dugaan kasus suap pengisian jabatan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Ketua Umum Poros Muda NU, Ramadan Isa, menegaskan bahwa Nusron Wahid merupakan sosok yang memiliki integritas, profesionalisme, dan rekam jejak yang baik selama menjalankan tugas sebagai pejabat negara.
Baca juga: Harlah ke-67, Poros Muda NU Sebut Prof Nasaruddin Umar Layak Jadi Ketua Umum PBNU
"Nusron Wahid merupakan sosok yang mempunyai integritas dan profesional dalam menjalankan tugas negara. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai pribadi yang alim," kata pria yang akrab disapa Dani dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Menurut Dani, pihaknya meyakini Nusron Wahid tidak terlibat dalam perkara yang tengah menjadi perhatian publik tersebut.
Baca juga: Alumni Ansor Dukung Ketum Addin Reshuffle Pengurus Pimpinan Pusat
"Kami menilai Nusron Wahid clear and clean dalam kasus tersebut. Beliau merupakan tokoh yang memiliki latar belakang kuat di bidang politik, keagamaan, organisasi kemasyarakatan, serta memiliki kepedulian di bidang kemanusiaan," ujarnya.
Dani juga menyampaikan bahwa selama ini Nusron Wahid dikenal memiliki komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui berbagai kebijakan dan pengabdiannya di pemerintahan.
"Kalau bekerja, beliau orang yang ikhlas dan tulus untuk kepentingan masyarakat banyak," ujar alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu
Ia menambahkan, Poros Muda NU menilai Nusron Wahid tidak memiliki keterkaitan dengan dugaan kasus suap yang menyeret sejumlah pihak dalam perkara di Kabupaten Kuantan Singingi.
Editor : Diday Rosadi