Revolusi 888 SGN Resmi Diluncurkan, Strategi Baru Kejar Target 8 Persen GKP demi Perkuat Industri Gula Nasional

Reporter : AM Lukman J
Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, memberikan arahan saat peluncuran Revolusi 888 di Hall Nusantara, Surabaya, Senin (20/7/2026). Foto: Humas SGN/Ayojatim

SURABAYA, AYOJATIM.COM – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) meluncurkan program Revolusi 888, sebuah gerakan transformasi operasional yang dirancang untuk mempercepat pencapaian 8 persen Gula Kristal Putih (GKP) terhadap tebu.

Program ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing industri gula nasional di tengah puncak musim giling 2026.

Peluncuran Revolusi 888 dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, di Hall Nusantara, Senin (20/7/2026).

Program tersebut menjadi simbol komitmen perusahaan menuju target 8 persen GKP per tebu pada momentum 8 Agustus (8/8), yang diyakini mampu mendorong efisiensi proses produksi sekaligus meningkatkan kualitas hasil gula nasional.

Menurut Mahmudi, Revolusi 888 bukan sekadar kampanye internal, tetapi sebuah budaya kerja baru yang menitikberatkan pada kecepatan, ketepatan, dan kolaborasi di seluruh lini operasional.

"Revolusi 888 adalah komitmen kita untuk bekerja lebih cepat, lebih presisi, dan lebih kolaboratif. Target 8 persen GKP per tebu bukan hanya angka, tetapi cerminan dari disiplin operasional, kualitas tebu, keandalan pabrik, serta sinergi seluruh insan SGN bersama para mitra petani," ujar Mahmudi.

Produktivitas Jadi Kunci Daya Saing Industri Gula

Melalui Revolusi 888, SGN mendorong peningkatan produktivitas mulai dari proses budidaya tebu, kualitas panen, distribusi bahan baku ke pabrik, hingga efisiensi proses pengolahan.

Seluruh tahapan produksi akan diawasi lebih ketat untuk meminimalkan kehilangan gula dan meningkatkan rendemen.

"Setiap persen yang kita capai merupakan kontribusi nyata bagi penguatan industri gula nasional," tambah Mahmudi.

Mahmudi menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sinergi seluruh elemen perusahaan, mulai dari tim kebun, pabrik gula, fungsi pendukung, hingga para petani mitra.

Karena itu, Revolusi 888 juga diarahkan menjadi budaya kerja yang mengedepankan pengambilan keputusan secara cepat, penyelesaian masalah secara kolaboratif, dan fokus terhadap pencapaian target kinerja.

Dukung Swasembada Gula Nasional

Peluncuran Revolusi 888 menjadi bagian dari strategi PT SGN dalam mendukung agenda pemerintah meningkatkan produksi gula dalam negeri.

Dengan produktivitas yang lebih tinggi, perusahaan optimistis dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pemenuhan kebutuhan gula nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis komoditas strategis.

Selain meningkatkan efisiensi operasional, program ini diharapkan mampu melahirkan inovasi di lingkungan perusahaan dan membangun budaya kerja yang adaptif terhadap tantangan industri gula modern.

Momentum 8 Agustus pun dipilih sebagai pengingat bahwa perbaikan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan lompatan kinerja, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri gula Indonesia secara keseluruhan.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga memimpin Panen Raya Tebu Serentak yang digelar di 43 titik di seluruh Indonesia dengan pusat kegiatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Agenda tersebut juga menjadi langkah strategis pemerintah untuk mempercepat target swasembada gula konsumsi melalui peningkatan produktivitas tebu, peremajaan tanaman, serta penguatan kesejahteraan petani.

Editor : Amal Jaelani

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru