Gubernur Khofifah Targetkan Rekonstruksi Jembatan Penghubung di Pesantren Zainul Hasan Genggong Tuntas Agustus

Reporter : Diday Rosadi
Gubernur Khofifah menerima cindera mata dari KH. Hasan Mutawakkil 'Alallah, Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong. foto: KIP for ayojatim.

PROBOLINGGO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau rekonstruksi jembatan yang menghubungkan Pondok Putri Hafshawaty Zainul Hasan Genggong di Desa Temenggungan Kecamatan Krejengan ke SMK Zainul Hasan dan Pondok Putra Hafshawaty di Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Kamis, (19/6/2025).

Gubernur Khofifah menyampaikan, jembatan tersebut dibangun ulang setelah pada Februari 2025 mengalami kerusakan akibat intensitas hujan lebat disertai rombolan material yang beragam menghantam jembatan. Akibatnya akses masyarakat pun terputus.

Baca juga: Ibu Gubernur Khofifah Ingatkan Peserta Lolos SPMB Jatim Segera Daftar Ulang, Jalur Pemenuhan Kuota Dibuka 29 Juni 2026

"Bisa dibayangkan para santri harus keliling dengan berjalan kaki. Insyaallah saat ini sedang disambung dan ditargetkan selesai ahir Agustus," ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, rekonstruksi jembatan masuk ke dalam 9 Nawa Bhakti Satya, yakni Jatim Akses. Sebab, aspek terkait infrastruktur merupakan penguat konektivitas.

"Bersama-sama memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat untuk memudahkan akses dan mempercepat pergerakan manusia," tuturnya.

Ke depan, Khofifah berharap sinergi memperkuat infrastruktur khususnya jembatan di Jawa Timur harus dilakukan bersama-sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota.

"Bersama-sama membangun infrastruktur antara Pemprov dan Pemkab untuk percepatan konektivitas serta memaksimalkan layanan terbaik bagi masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Menerima Peserta Kepemimpinan Nasional PKN I Angkatan LXVI di Gedung Negara Grahadi

Perbaikan jembatan disambut baik Lailatul Nafizah siswi SMK jurusan DKV kelas XI yang mengungkapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah karena membantu perbaikan jembatan.

"Senang dan terima kasih karena saya dan teman-teman bisa berangkat sekolah lebih cepat," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Aulya sebagai alumni santri mengatakan, perbaikan jembatan memudahkan aktivitas santri karena jaraknya tidak jauh.

Baca juga: Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Membahas Berbagai Hal Strategis Digital Ekosistem dan  Penguatan Sosial Keagamaan

"Mempermudah akses. Untuk itu saya ucapkan terima kasih Bu khofifah," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Zainul Hasan, Andiy J Musthafa mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah karena menaruh perhatian kepada santri sehingga akses santri dari pondok ke sekolah lebih cepat.

"Saya ucapkan terima kasih dan berharap pengerjaan jembatan segera diselesaikan untuk mendukung aktivitas santri," pungkasnya.

Editor : Diday Rosadi

Wisata dan Kuliner
Berita Populer
Berita Terbaru